Circle Gallery

Tuesday, 2 September 2025

Perkembangan AI ( Artifical Intelligence )

 Awal mula konsep AI muncul dari pertanyaan: "bisakah mesin berpikir?". Lalu dipopulerkan oleh Alan Turing melalui Turing Test pada tahun 1950.

Pada Tahun 1956, istilah Artifical Intelligence (AI) diperkenalkan pada konferensi Dartmouth.

Generasi pertama: Aturan & Simbolik(1956-1970). Pada generasi ini AI awal berbasis rule-based (aturan logika). 

AI Winter (1970-an & 1980-an ). Pada generasi ini, harapannya terlalu tinggi. Namun, teknologi belum mendukung - komputer lambat dan biaya yang mahal.

Kebangkitan dengan Machine Learning (1980-2000-an). Pada generasi ini difokuskan bergeser ke machine learning: komputer belajar dari data, bukan sekedar aturan. Hal ini mulai dipakai dalam pengenalan suara, rekomendasi, dan pencarian data.


Era Big Data & Deep Learning (2010-sekarang). Pada generasi ini, lonjakan data digital + komputasi GPU membuat deep learning (jaringan saraf dalam) berkembang pesat.

Kelebihan AI pada era ini : pengenalan wajah, penerjemah otomatis, mobil otonom, serta asisten virtual.

AI Masa Depan (2025 dan seterusnya)

Tentu kita merasakan AI yang sudah sangat canggih. AI yang dapat berpikiran luas, mendekati kecerdasan manusia. Tapi walaupun seperti itu, hal ini memiliki sisi negatif seperti: Etika (privasi, bias, keamanan), Regulasi (pengawasan penggunaan), Dampak Sosial (lapangan kerja, pendidikan, serta budaya).

Maka teknologi AI harus dipakai sebijak-bijaknya dan sebenar-benarnya.


0 comments:

Post a Comment

Me