Sejak kecil, aku sudah biasa berpindah-pindah kota dan sekolah. Saat kelas 1 SD, aku tinggal di Kediri dan bersekolah di SD Petra.Lalu, aku melanjutkan kelas 2 dan 3 di SD Kanisius Keprabon 02, Solo. Setelah itu, aku pindah ke Malang dan menyelesaikan kelas 4 hingga lulus di SDK Santa Maria 2 Malang. Kini, aku melanjutkan pendidikanku di SMPK Santa Maria 2 Malang. Meskipun sering berpindah, setiap sekolah ngasih aku pengalaman yang berbeda juga berkesan, terutama pas aku mulai mengenal lebih dekat ke dalam dunia Band.
Saat pertama kali masuk SMP, aku mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Jujur ae, aku senang gara-gara tau kalo ternyata SMPK Santa Maria 2 memiliki ekstrakurikuler band—sesuatu yang dulu nggak ada saat aku masih SD di tempat yang sama. Menariknya, kehadiran ekstra band ini justru berawal dari grup band kami di SD yang terdiri dari aku, Kevin, Don, Justin, Brandon, dan Keyllen. Kami sangat ingin ada ekstra band, hingga akhirnya salah satu guru, Pak Frendy, yang melihat kami latihan secara tidak sengaja, membantu mewujudkannya.
Band kami di SD bernama Hyena, nama yang terinspirasi dari suara tawaku yang sering dibilang mirip dengan tawa hewan hyena. Dari sinilah pertemanan kami semakin erat. Saat masuk SMP, kami berharap bisa tetap satu band, namun ternyata penempatan anggota band diacak oleh sekolah. Meski begitu, secara kebetulan aku, Don, dan Kevin tetap berada dalam satu grup. Walaupun aku dikenal pendiam di sekolah, sebenarnya aku cukup cerewet, apalagi saat sedang latihan band bersama mereka.
Selama di SMP, aku nikmati pol kegiatan ekstrakurikuler band. Kami mengikuti berbagai lomba seperti Dempo Cup, kompetisi di MCC, dan berbagai acara promosi sekolah. Rasanya menyenangkan bisa tampil di depan banyak orang dan menunjukkan apa yang kami latih bersama. Pengalaman-pengalaman ini membuat band kami terasa bersinar, dan makin nguatin cita-citaku untuk menjadi seorang musisi di masa depan.
Tidak hanya itu, SMPK Santa Maria 2 Malang juga mbantu aku ngembangin kemampuan lain, kayak berbicara di depan umum dan bersosialisasi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang. Para guru di sini juga sangat mendukung, masio kadang mbuat aku kesal karena tugas atau aturan yang ketat. Namun, semua itu adalah bagian dari perjalanan sekolahku yang penuh warna. Bagiku, masa-masa sekolah ini adalah kenangan emas yang tidak tergantikan.







0 comments:
Post a Comment